28 April 2018

Darmawan Cuekin Kader Anti Gotong Royong

Darmawan Cuekin Kader Anti Gotong Royong
Ketua DPW Partai Berkarya NTB H. Darmawan
Portalentebe.com - Ketua DPW Partai Berkarya NTB H. Darmawan menanggapi dingin salah satu kader Partai Berkarya yang mengeluarkan statement di media online dengan pemahaman terbatas. Darmawan bahkan menegaskan tidak akan memberi tempat bagi kader yang anti gotong - royong.

"Salah satu bagian dari Lambang Partai Berkarya adalah rantai yang tidak putus. Artinya dalam internal partai itu kadernya memiliki kekeluargaan yang sangat kuat dan bergerak bersama secara gotong royong. Kalau ada kader yang anti gotong royong kami tidak memerlukan kehadiran kader seperti itu," papar Darmawan tenang, Sabtu malam (28/4) di kantornya.

Meski demikian, lanjut Darmawan, kami hanya ingin melihat kesungguhan kader partai berkarya bisa bekerja sama membangun partai ini secara bersama. Secara kekeluargaan dan rasa memiliki partai yang tinggi. Jika itu terjadi maka kader-kader Partai Berkarya nanti yang ada di dalamnya adalah mereka yang militan dan setia sekawan di internal partai. 

"Ini menjadi modal kita membangun masyarakat NTB yang sesungguhnya," tegas Darmawan.

Lebih lanjut dikatakan Darmawan, dalam pencalonan kader, Partai Berkarya tidak memungut 'mahar'. Jika ada kader yang diminta membantu dalam pelaksanaan deklarasi Partai Berkarya nanti itu bukan beban, tetapi bukti kesungguhan mereka berada di dalam partai. 

"Kami tidak akan memaksa, kalaupun mereka tidak sanggup membantu semestinya hal itu bisa dikomunikasikan. Kader lain siap membantu. Itulah pentingnya gotong royong dan kebersamaan. Jika itu dimaknai sebagai beban tentu salah besar cara menilai kami. Dan saya tahu kader tersebut tidak intens komunikasi ke partai sehingga membuat statement seperti itu," jelasnya.

Orang Nomer satu di Partai Berkarya NTB ini menjelaskan bahwa Partai Berkarya sangat terbuka dan demokratis. Jika semua persoalan disampaikan secara jujur dan terbuka, tidak ada yang sulit dilakukan. 

"Itulah pentingnya gotong royong," pungkas Darnawan. 

Sebelumnya salah satu media online memberitakan, Wakil Ketua DPC Partai Berkarya Kabupaten Lombok Barat Abdul Rahim mengaku dibebani sejumlah uang untuk menyambut kedatangan Ketua Umum Partai yang diagendakan pada 3 Mei nanti. Kader ini mengancam akan mengundurkan diri karena merasa terbebani dengan adanya iuran tersebut. (Sn)

About Author

Admin portalentebe
Admin portalentebe

Author & Editor

Gerbang Informasi Dari NTB.

0 komentar:

Posting Komentar