23 Januari 2018

Polda NTB Keluarkan Maklumat

Polda NTB Keluarkan Maklumat
Portalentebe.com - Polda NTB mengeluarkan maklumat tentang penyerahan senjata tajam, senjata api dan bahan peledak. Maklumat bernomor : Mak/01/1/2018 ini di tanda tangani oleh Kapolda NTB, Brigjen. Pol. Drs. Firli M.Si.

Berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api, bahan peledak dan senjata tajam, Undang-Undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan tugas pokok memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan dan penegakan hokum serta dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban umum guna terlaksananya setiap tahapan pilkada serentak tahun 2018 di Provinsi NTB, maka Kapolda NTB mengeluarkan maklumat sebagai berikut : 

1. Di perintahkan kepada seluruh warga masyarakat yang masih membuat, menerima, mempergunakan, menguasai, memiliki, membawa, menyimpan dan menggunakan senjata api dan bahan peledak illegal, agar segera menyerahkan ke aparat penegak hokum (Polri atau aparatur desa). 

(Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951) barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak, di hokum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya dua puluh tahun.

2. Masyarakat yang masih membawa, menggunakan, memiliki, membuat dan memiliki persediaan senjata tajam agar di serahkan kepada aparat penegak hokum atau aparatur desa kecuali dalam pengertian senjata tajam nyata-nyata di gunakan untuk pertanian, pekerjaan rumah serta barang pusaka.

(Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951) Barang siapa yang tanpa hak  memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk, di hokum dengan hukuman penjara selama-lamanya sepuluh tahun.

3. Bahwa apabila ketentuan-ketentuan sebagaimana di maksud di atas di langgar, amak bagi pelakunya dapat di kenakan sanksi pidana.

Demikian Maklumat untuk di pahami, di patuhi, di pedomani, serta di laksanakan sebagaimana mestinya. (Dee)

About Author

Admin portalentebe
Admin portalentebe

Author & Editor

Gerbang Informasi Dari NTB.