31 Oktober 2017

Polisi-Pamswakarsa Jaga Ketertiban Kawasan Gili Trawangan

Portalentebe.com - Aparat kepolisian bersama Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pamswakarsa) bekerja sama menjaga ketertiban kawasan wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara.

"Untuk di Pulau Lombok, pamswakarsa lebih dikenal dengan sebutan Lang-lang. Meskipun berubah sebutan, namun tupoksi dari pasukan pengaman ini tetap sama, yakni untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Perwira Pengendali Objek Vital di Kawasan Wisata Lombok Utara Ipda Heni Andriani di Teluk Nara.

Khusus di kawasan wisata Gili Trawangan, Lang-lang menjalankan tupoksinya sesuai aturan awik-awik atau hukum adat yang sudah menjadi ciri dari kearifan lokal daerah setempat.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama yang kita bangun dengan Lang-lang, situasi kamtibmas di Gili Trawangan sudah menunjukkan angka penurunan," kata Ipda Heni Andriani.

Sebelumnya, kata dia, Gili Trawangan yang berada di bawah Pemerintah Desa Gili Indah membentuk "security island". Namun sistem pengamanan yang dijalankan oleh "security island" tidak merujuk pada aturan awik-awik daerah setempat.

"Makanya Lang-lang kita hidupkan lagi, karena Lang-lang ini lebih paham tentang aturan awik-awik," ujar polwan yang juga menjabat sebagai Panit II Subdit Wisata Direktorat Pengaman Objek Vital (Ditpamobvit) Polda NTB itu.

Seperti kasus pencurian yang belum lama ini terungkap. Pelakunya, kata dia, berhasil diamankan berkat sinergi polisi berdasi merah itu dengan petugas Lang-lang.

"Sesuai aturan awik-awik di sana, pelaku pencurian di `arak` keliling gili, pastinya ditonton banyak orang. Dengan begitu, dia akan malu dan efek jeranya dapat," ucapnya.

Selain itu, dalam aturan awik-awik desa setempat, pelaku yang tertangkap melakukan aksi kejahatan tidak diperbolehkan lagi untuk kembali ke Gili Trawangan.

"Jadi namanya akan di `blacklist`, tidak boleh lagi ke sana," kata Heni.

Usai memberikan sanksi sesuai dengan aturan awik-awik, tindak lanjut dari penanganannya kemudian diambil alih oleh pihak kepolisian.

"Jadi pidananya tetap berjalan, setelah menjalankan aturan awik-awik di sana, pelaku langsung kita serahkan ke Polsek Pemenang untuk tindak lanjut proses hukum," ujarnya.

Tidak hanya dalam bentuk penindakan, koordinasi dengan Lang-lang ditunjukkan dengan giat patroli lapangan yang rutin dilaksanakan setiap harinya.

"Patroli lapangan kita laksanakan mulai dari jam siang," ucap Heni.

Bahkan untuk memaksimalkan sistem pengamanannya yang terkendala jumlah personel tersebut, para pengusaha penginapan maupun bar dan restoran yang ada di kawasan wisata setempat diminta untuk memasang CCTV.

"Dengan adanya CCTV, sistem keamanan jadi lebih baik lagi. Sama seperti pencurian kemarin itu, identitas pelaku terungkap dari hasil penelusuran rekaman CCTV," katanya. 

Sumber : Antara NTB

About Author

Admin portalentebe
Admin portalentebe

Author & Editor

Gerbang Informasi Dari NTB.

0 komentar:

Posting Komentar