28 Desember 2016

KIN 4, Negara Soko Guru Ketahanan Keluarga

KIN 4, Negara Soko Guru Ketahanan Keluarga
Portalentebe.com - Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD I NTB kembali mengundang masyarakat menghadiri perhelatan akbar Kongres Ibu Nusantara (KIN) ke-4.

Bertempat di gedung Ibnu Sina Stikes Yarsi Mataram, KIN ke-4 ini dihadiri oleh ratusan peserta. Diantaranya tokoh perempuan kalangan intelektual, Tenaga Kerja Wanita, dan kalangan Lainnya.

Selain berlangsung di kota Mataram - NTB, KIN ke-4 tersebut juga diselenggarakan di 83 kota di seluruh Indonesia, dengan melibatkan sekitar 44.200 muslimah dari berbagai latar belakang profesi dan komunitas.

Disampaikan, kondisi perempuan, keluarga, dan generasi khususnya di NTB semakin memprihatinkan. Mulai dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik kekerasan fisik maupun seksual, kasus perceraian dan lain-lain. Sehingga wajar NTB menjadi peringkat ke-5 secara nasional kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap perempuan dan generasi, kami dari Muslimah Hizbut Tahrir DPD I NTB mengadakan acara Kongres Ibu Nusantara (KIN) ke-4  dengan tema “ Negara Soko Guru Ketahanan Keluarga”.

Gegap gempita acara mengikuti suasana perhelatan tahunan skala nasional ini.  Allhamdulillah sekali, saya sangat bersyukur dan senang dengan acara yang diadakan oleh MHTI, karena dengan acara ini kita bisa menjalin ukhuwah sesama wanita islam, jadi betul-betul memberi semangat untuk berjuang menegakkan islam ini terutama di wilayah NTB papar bu Lanaturrosyidah ketua Muslimah Hidayatullah NTB”.

Acara Kongres Ibu Nusantara kali ini, Semoga menjadi acara yang berkah dan memberkahi, sehingga bisa menuai harapan “ Pulau seribu Masjid menjadi pengawal Syiar Islam dan mampu menghujani masyarakat dengan opini penerapan syariat islam kaffah dengan tegaknya Negara Khilafah Islamiyah”. Aamiin ya Robbal aalamin. Allahuakbar!!!. (*)

About Author

Admin portalentebe
Admin portalentebe

Author & Editor

Gerbang Informasi Dari NTB.

0 komentar:

Posting Komentar