02 September 2016

PERKEMBANGAN INFLASI DI NTB AGUSTUS 2016

Pada bulan Agustus 2016 Nusa Tenggara Barat mengalami deflasi sebesar 0,34 persen. Angka deflasi ini berada di bawah angka deflasi nasional yang tercatat sebesar 0,02 persen.

Dari 82 kota yang menghitung IHK, tercatat 49 kota mengalami deflasi dan 33 kota mengalami inflasi. Deflasi terbesar terjadi di Kota Kupang sebesar 0,87 persen diikuti Kota Pare-pare sebesar 0,8 persen. Sedangkan deflasi terkecil terjadi di Kota Cilegon sebesar 0,01 persen diikuti Kota Malang sebesar 0,03 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 1,27 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Kendari sebesar 0,01 persen. Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami deflasi sebesar 0,44 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 0,08 persen.

Deflasi Nusa Tenggara Barat bulan Agustus 2016 sebesar 0,34 persen terjadi karena adanya penurunan indeks pada Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 1,57 persen dan Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,98 persen. Sedangkan kenaikan indeks terjadi pada Kelompok Sandang sebesar 0,45 persen; Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,31 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,21 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,2 persen dan Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,2 persen.

Laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender (Agustus 2016–Desember 2015) sebesar 2,16 persen, dan laju inflasi “tahun ketahun” (Agustus 2016–Agustus 2015) sebesar 4,04 persen.......lihat detail klik

About Author

Admin portalentebe
Admin portalentebe

Author & Editor

Gerbang Informasi Dari NTB.

0 komentar:

Posting Komentar