oji desak dewan panggil tgb

Diterbitkan oleh: -

dewan oji ntb, nasir saat temu wartawan di lesehan gading
MATARAM-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Jihad Indonesia (OJI) mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, segera memanggil Gubernur NTB, M. Zainul Majdi (TGB) terkait status perkawinannya yang kedua.  OJI menuding TGB telah melakukan pembohongan publik saat mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur NTB periode 2013-2018 di pemilukada NTB saat ini .

Desakan OJI ini disampaikan langsung Ketua DPP OJI, Muhammad Nasir, di Mataram Senin malam (20/5). OJI merasa berkewajiban menyampaikan persoalan ini ke publik, mengingat TGB adalah pemimpin masyarakat NTB yang sedianya memberi tauladan kepada rakyat NTB. “Pembohongan publik yang dimaksud OJI adalah perihal perkawinan TGB yang kedua dengan seorang bernama Erika Lucipara Panjaitan.  Perkawinan ini benar-benar sudah terjadi, namun untuk mendapatkan kepastian hukum, DPRD NTB harus turun tangan, mendesak TGB melakukan klarifikassi atas kebenaran ini,” tegas Muhammad Nasir.

Hal ini dinilai OJI penting, karena saat melaporkan jumlah istrinya  saat pendaftaran calon Gubernur di KPUD NTB, TGB hanya menyebutkan satu istri, Rabiatul Adawiyah. Sementara istri keduanya tidak dilaporkan. Menurut Oji (sapaan Muhammad Nasir) jika perkawinan dengan istri keduanya benar terjadi harusnya dilaporkan juga. Oji mengaku, jika pelanggaran hukum perkawinan dilakukan seorang pejabat negara (Gubernur), dapat berakibat fatal. Oji mencontohkan kasus Bupati Garut, Aceng Fikri, yang dikenai pemakzulan akibat perkawinannya yang dinilai melanggar hukum.

“Dalam kasus TGB ini , telah terjadi pelanggaran sumpah jabatan sebagai seorang gubernur. Juga pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti UU perkawinan No.1 tahun 1974 yo PP No.10 tahun 1983 yo PP No.30 tahun 1980 tentang perkawinan. TGB tidak mentaati aturan ini sebagai pejabat negara dan telah melaporkan pembohongan publik karena saat pendaftaran calon gubernur menyebut istrinya satu orang saja. Padahal TGB sudah memiliki istri kedua. DPRD NTB harus segera memanggil TGB untuk melakukan klarifikasi atas pelanggaran ini,” papar Oji berharap.

Ditambahkan OJI, kebohongan publik yang dilakukan seorang gubernur, dinilai tidak pantas. Gubernur adalah pejabat publik yang seyogyanya memberi tauladan kepada rakyatnya. Jika pembohongan publik ini terbukti, TGB tidak pantas dijadikan tauladan dan ditiru rakyatnya. TGB dinilai tidak mampu mengayomi masyarakat dan menjadi tauladan di NTB ini. “Selaku wakil rakyat, DPRD harus segera memanggil TGB untuk membahas masalah besar ini hingga tuntas.  Jangan sampai wakil rakyat kita ini dinilai sebagai lembaga yang tidak peduli degan rakyatnya dan hanya mementingkan pribadi, kelompok atau golongan saja,” pungkas Oji. (mik)
GENERAL CONTRACTOR

0 komentar "oji desak dewan panggil tgb", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar