un 2013 bentuk kegagalan pemerintah

Diterbitkan oleh: -
unjukrasa ipm dan kammi ntb sikapi un 2013
MATARAM-Carut marutnya penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun 2013, mendapat kecaman pelajar dan mahasiswa di NTB. Mereka sepakat agar pelaksanaan UN 2013 dikaji ulang bahkan mereka juga meminta agar kedepanya, ujian nasional dihilangkan.

Orasi senada itu disampaikan oleh dua elemen di NTB, yaitu dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), di dua lokasi yang berbeda pula.

Massa IPM melakukan unjukrasa di depan kantor Dikpora NTB. Dalam orasinya, Koordinator Lapangan IPM, Adi Gunawan menilai jika tertundanya pelaksanaan UN kemarin itu sebagai bentuk kegagalan pemerintah di bidang pendidikan. "NTB salah satu yang mengalami penundaan, itu bentuk ketidaksiapan pemerintah," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah telah menciderai bahkan melalaikan dalam memberikan pemenuhan dan perlindungan Hak Asasi Manusia terhadap warga negaranya yang menjadi korban UN. "Ujian nasional ajang mempertaruhkan nyawa, beban mental pelajar sangat tinggi, ini disepelekan oleh pemerintah," sesalnya.

Atas keteledoran dan kesalahan itu, IPM NTB mendesak pemerintah untuk segera mengkaji dan memperbaiki formasi dalam pelaksanaan ujian nasional 2013, dan meminta agar kedepanya ujian nasional di hapuskan.

Sementara itu, saat unjukrasa di perempatan BI Mataram, Pengurus Daerah KAMMI NTB, Ahmad Dahlan menilai jika pelaksanaan UN kemarin merupakan tamparan memalukan dunia pendidikan, karena amburadulnya pelaksanaan ujian.

Pelaksanaan ujian yang tidak lazim tersebut disikapi KAMMI NTB dengan menyatakan tolak ujian nasional sebagai syarat kelulusan karena kualitasnya tidak baik dan tidak mengukur kualitas pendidikan.Meminta Presiden SBY memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menghapus UN tahun depan. Meminta UAN segera dibatalkan karena para siswa sekolah sudah belajar keras namun ternyata ditunda, sehingga para siswa stres akibat tertundanya ujian. (Gun)
GENERAL CONTRACTOR

0 komentar "un 2013 bentuk kegagalan pemerintah", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar