header ayodya lombok header rangga taxi lombok header bidari hotel dan spa lombok header hotel arca lombok header hotel alengka Gem Pearls Lombok

kadikpora ntb : kita harus malu pada rakyat

By: admin -

kepala dikpora ntb, lalu syafi’i
MATARAM-Kepala Dikpora NTB melancarkan protes keras atas ditundanya Ujian Nasional (UN) di NTB. Dikpora NTB meminta semua pihak bertanggung jawab atas keterlambatan dan masalah teknis yang menjadi alasan tertundanya UN di Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) NTB, Lalu Syafi’i, mengutarakan protesnya dalam jumpa pers, Senin (15/4) di ruang rapat Dikpora NTB. Citra pendidikan di Indonesia tercoreng, menyusul terlambatnya penyelenggaraan UN di 11 provinsi, salah satunya di NTB. “Namanya ujian nasional, ya...harus diselenggarakan serentak. Kalau memang ditunda, ya ditunda semuanya. Jangan ada yang mendahului atau belakangan,” tegas Syafi’i.

Ini kesalahan manajemen, lanjut Syafi’i. Siapapun yang dianggap bertanggung jawab, litbang, percetakan, termasuk menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) harus bertanggung jawab soal ini. “Bila perlu harus di periksa, apa penyebab tertundanya ujian nasional di beberapa tempat ini,” sambung Syafi’i

Jadwal UN di NTB sedianya dilaksanakan Senin, 15 April, namun soal-soal ujian yang dikirim dari pusat belum lengkap. Sampai saat ini, baru 35 persen soal ujian untuk SMK. Sementara soal ujian untuk MA, SMA dan Paket C sama sekali belum ada. Diperkirakan sore ini, akan dikirim sebanyak 3 ton soal ujian dimaksud. Meski demikian, diperkirakan belum memenuhi semua soal yang diharapkan. Syafi’i tidak bisa memastikan, ujian akan berlangsung sesuai perubahan kedua jadwal ujian, tanggal 18 April mendatang. Optimisme pelaksanaan ujian baru bisa dipastikan jika semua kebutuhan soal ujian tiba Senin malam. Selasa pagi, langsung di distribusikan ke kabupaten/kota di pulau Sumbawa.

“Bagaimana persoalan ini bisa terjadi, semua yang terkait dengan masalah ini harus bertanggung jawab. Kenapa bisa tertunda. Negara ini negara besar. Kita harus malu kepada rakyat. Namanya ujian nasional, ya harus dilaksanakan secara serentak. Tidak terjadi mendahului atau belakangan,” jelas Syafi’i.

Sejumlah siswa, di SMU 2 Mataram, mengaku kecewa dengan ditundanya ujian nasional di NTB. Meski dinilai tidak merugikan secara material, namun sedikit tidak akan berpengaruh terhadap kesiapan mental. “Masalahnya belum pasti. Kalau tidak di tunda lagi. Tidak jelas sampai kapan kami menunggu kepastian ujian dimulai,” terang salah seorang siswa.(Mik)
GENERAL CONTRACTOR

0 komentar "kadikpora ntb : kita harus malu pada rakyat", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar