Polhukam

Cute

kesehatan

serba-serbi

unduh

MATARAM , Kristianto (31) penanggung jawab distributor kosmetik merk ternama di NTB resmi menjadi tersangka, setelah tertangkap basah petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Mataram. Petugas Balai Besar POM di back up kepolisian daerah NTB, menangkap basah tersangka berikut barang bukti sebanyak 76 koli kosmetik illegal.

Kosmetik ilegal (tanpa ijin edar, red) ini juga dipastikan mengandung zat berbahaya, mercuri. Karena  itu, langkah petugas Balai Besar POM dan kepolisian daerah NTB, menahan dan mengamankan barang bukti sangat masuk akal.  Dikhawatirkan, kosmetik berbahaya ini beredar ke masyarakat NTB, dan dapat merusak kesehatan kulit penggunanya. “Dipastikan, kosmetik illegal ini sudah banyak beredar di masyarakat,” tegas Kepala BAlai Besar POM Mataram, Sri Utami Ekaningtyas.

Zat berbahaya yang terdapat di dalam kosmetik ini, tambah Sri Utami, dapat merusak jaringan kulit pada pemakainya. Di awal pemakaian, kulit akan menjadi putih. Namun setelah terkena matahari, lambat laun kulit akan menghitam, sehingga merusak jaringan kulit. Atas alas an ini, petugas bersama aparat kepolisian segera menindak, dan mengambil langkah hokum untuk menghentikan aksi yang dilakukan tersangka.

Di gudang penyimpanan kosmetik ilegal ini, petugas menemukan bahan dasar pembuatan kosmetik yang mengandung mercuri. Petugas langsung menyita barang bukti yang sebagian sudah dimasukkan ke dalam pot kecil (kemasan, red) dan siap di edarkan. Peredaran kosemtik ilegal ini diduga diedarkan di hamper seluruh pasar tradisional di NTB. Bahkan sudah sampai  ke kampung dan pelosok desa.

Parahnya, selain kosmetik tanpa ijin edar, petugas menemukan kotak kemasan produk palsu ini dalam jumlah besar. Termasuk diperoleh hologram dan pita resmi balai besar POM. Dari penangkapan terbesar sepanjang sejarah Balai POM NTB ini, petugas berhasil menyelamatkan uang negara  bernilai ratusan juta rupiah. (mik)

Puluhan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik Mataram mengikuti workshop untuk mengenal pasar modal Indonesia yang di selenggarakan PT.Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)  di Hotel Santika – Mataram, Kamis (05/07).

Dua pembicara yang hadir dalam workshop ,Kepala Unit Penyelesaian Transaksi PT.KSEI,Nina Rizalina dan dari Kadiv Perdagangan Saham PT.Bursa Efek Indonesia, Andre Pj Toelle.

Workshop di lakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus sosialisasi untuk memberikan pengetahuan tentang pasar modal kepada peserta maupun khalayak luas.

Andre PJ Toelle mengatakan bahwasanya semua pekerjaan tentu memiliki resiko masing-masing tak terkecuali dengan bursa saham namun yang perlu di pertimbangkan adalah potensi keuntungan yang di peroleh apabila berinvestasi.

”Semua ada resikonya,Namun potensi menguntungkan yang di pertimbangkan”,Ujarnya.

Sementara Nina Rizalina saat memberikan keterangan mengatakan bahwasanya KSEI memiliki jumlah investor sebanyak 36 Ribu yang tersebar di Indonesia termasuk mancanegara.

KSEI merupakan sebuah perusahaan yang berfungsi untuk melakukan penyimpanan dan penyelesaian efek yang di transaksikan di bursa efek dan di luar bursa efek. Bursa efek menyediakan system perdagangan bagi efek yang telah di konversi ke dalam bentuk scripless.

KSEI memberikan fasilitas kepada investor untuk dapat langsung melihat portofolio yang di milikinya ke dalam system KSEI yang di sebut AKses. Di harapkan kedepan jumlah investor akan lebih meningkat lagi sehingga bisa memajukan perekonomian Indonesia.Ujarnya.
Mataram-Setelah kemarin (02/07) di gembleng dengan beberapa materi pembelajaran seperti outbond dan pengetahuan tentang tehnik kendaraan maupun pelayanan umum ,Sekitar 40 Pengemudi Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Propinsi(AKDP) melanjutkan gemblengan untuk kedua kali di Hotel Grand Legi ,Selasa (03/07).

Pembinaan pengemudi yang sedianya berakhir pada Rabu (04/07) di selenggarakan oleh Dinas Perhubungan NTB bekerjasama dengan Pihak terkait, Merupakan progam aksi untuk meningkatkan kualitas mental dan disiplin pengemudi angkutan umum di NTB.

Hal itu yang di sampaikan salah satu panitia, Aunur Rofiq saat di temui di lokasi. Di jelaskanya, Pada pembinaan di Hari yang ke dua, Para peserta mendapatkan bebagai materi pembelajaran,

Di antaranya mengenai penegakan hukum dan angkutan jalan oleh Dirlantas Polda NTB, Sosialisasi pencegahan bahaya narkoba yang di sampaikan oleh Drs.Akhmad Baharuddin dari BNN, pengembangan sikap dan perilaku pengemudi oleh motivator termasuk ada pula keselamatan lalu lintas jalan oleh Kasi Manajemen Lalin dan Dalops Hubdat pada Dishubkominfo NTB dan lain sebagainya.

Progam aksi yang di selenggarakan tersebut merupakan implementasi Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang LLAJ. Dan progam aksi serupa di selenggarakan di 7 Propinsi dari 33 Propinsi se Indonesia salah satunya di NTB,Ujarnya
Mataram - 52 Dokter hewan yang bertugas di pusat kesehatan hewan Kabupaten/Kota se NTB bertemu untuk melakukan pembahasan terkait peningkatan SDM Petugas gangguan reproduksi di Hotel Grand Legi, Selasa (03/07).

Tujuanya untuk mengupayakan penyelesaian tentang permasalahan gangguan reproduksi pada ternak sapi sehingga reprodukfitasnya menjadi baik ,Ungkap Aminur Rahman ,Kabid Kesehatan Hewan NTB.

Di jelaskanya, Para petugas di bekali dengan materi mengenai gangguan reproduksi sapi termasuk cara mendiagnosis maupun penangananya.Gangguan-gangguan seputar reproduksi sapi diantaranya di sebabkan infeksius yaitu bakteri, jamur dan virus, termasuk juga yang di sebabkan oleh pakan seperti gangguan hormon.

Di tambahkanya, Data akhir Desember 2011 ,Dinas Peternakan NTB mencatat ada sebanyak 784.019 ekor sapi dan sedianya pada 2013 mendatang target satu juta sapi akan bias tercapai,Ujarnya.


Pembangunan gedung KPK yang tidak kunjung di realisasikan oleh DPR mengundang reaksi simpatik dari sejumlah Mahasiswa di Mataram,NTB.

Sebanyak 30-an orang yang di ketuai Saudara Isnaini dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram mendatangi kantor DPRD NTB ,Selasa (03/07).

Mereka  mendesak agar supaya  pembangunan gedung KPK bisa segera di realisasikan dan hal itu sudah menjadi harga mati.

Kabag Humas DPRD NTB ,H.Sayudi mengatakan bahwasanya saat ini anggota DPRD khususnya Komisi I sedang ada kunjungan tamu Sesko TNI, Dan meminta apabila mau melakukan aksi unjuk rasa agar memberikan pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga bisa bertemu dengan anggota dewan untuk menyampaikan aspirasinya.

Merasa belum puas atas jawaban Kabag Humas DPRD NTB ,Massa aksi akhirnya melanjutkan aksinya ke depan kantor Gubernur NTB.

Kepala Bagian Pemerintahan NTB, Lalu Sajim Sastrawan ,SH,MH saat menemui massa memberikan apresiasi terhadap aksi yang di lakukan mahasiswa untuk mendesak terbentuknya gedung baru KPK,

Seluruh komponen pemerintahan juga mendukung terbentuknya gedung baru KPK termasuk mendorong upaya yang telah di lakukan KPK untuk memberantas korupsi di Indonesia.(gugun).
aksi pamswakarsa amphibi
LOMBOK TENGAH-Penahanan Kepala Desa Menemeng Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah. Saefudin, oleh Polres Lombok Tengah, setelah tersangkut kasus penjualan Beras Miskin (Raskin) sebanyak 10 ton lebih. Mengundang reaksi   simpatik ribuan anggota Pamswakrsa Amphibi.

Kedatangan ribuan anggota Pamswakarsa  Amphibi ke Polres Loteng guna mendesak aparat penegak hukum setempat, agar tersangka Saefudin yang telah di tahan beberapa minggu lalu segera di tangguhkan. Massa yang menggunakan atribut oranye ini, bersedia menjadi  jaminan   atas penangguhan penahanan  tersangka.

Dalam orasinya di depan pintu gerbang Polres Lombok Tengah, Koordinator massa.  Abdul Kadir Jaelani mengatakan,  Pamswakrsa AMPHIBI, kecewa dengan sikap Kapolres setempat yang enggan memberikan penangguhan terhadap tersangka Saefudin, yang tersangkut penjualan Raskin. Ia menilai belum di kabulkanya keinginan untuk penagguhan penahan tersangka membuat massa Pamswakarsa berunjukrasa. "Permohonan untuk menangguhkan terhadap seorang tersangka,  adalah hak warga yang di bolehkan oleh aturan," katanya.

Ia menilai, aparat Kepolisian  terlalu berlebihan  dalam mengambil kebijakan penahanan tersangka.  Selain itu Polisi juga di nilai memiliki ketakutan yang berlebihan,  dalam mengambil sikap  penangguhan penahanan yang diajukan keluarga tersangka beberapa waktu lalu."Mengapa tersangka di titip penahananya ke Polda NTB, ini bukti nyata bahwa Polres Loteng ketakutan," jelas Kadir.

Abdul Kadir Jaelani, mengaku seluruh massa Amphibi, sepakat menjadi jaminan penangguhan penahanan tersangka, apabila tersangka melarikan diri dari proses hukum dan menghilangkan barang bukti yang di perlukan selama proses hukum berjalan. Ia mengaku tidak akan meminta pemberhentian proses hukum, sebab proses hukum merupakan hak dan kewajiban aparat penegak hukum.

‘’Kami tidak akan mengganggu proses hukum tersangka yang sedang berjalan,  asalkan penangguhan penahanan  di berikan pihak kepolisian,’’ paparnya.

Menanggapi tuntutan massa Pamswakrsa tersebut, Kapolres Loteng, AKBP Budi Karyono dengan tegas menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka. Pasalnya apa yang akan di minta saat ini tentunya akan di bicarakan. Terlebih dahulu bersama  para petinggi yang ada di Polres Loteng. Selain para Perwira Tinggi Polres, pihaknya juga tetap akan melakukan koordinasi dengan Kapolda NTB terkait dengan isi tuntutan massa Pamswakrsa.

"Beri saya waktu untuk menjawab tuntutan ini, hingga nanti pada tanggal 4 Juli  mendatang." Pinta Budi Karyono di hadapan perwakilan massa saat berdialog di ruang utama Polres setempat.  (Siba W)
MATARAM (2/7), Gudang dasan cermen hari ini mulai salurkan beras untuk warga miskin (raskin). Raskin yang disalurkan gudang dasan cermen berjumlah 166 ton di dua kecamatan, Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Pemenang.

Kepala gudang dasan cermen, H Tohri, mengaku hari ini akanmenyalurkan 56 ton untuk kecamatan pemenang. “Jika masih ada waktu, hari ini juga kami akan salurkan untuk kecamatan Tanjung. Tapi kalau waktu tidak cukup, penyaluran akan dilakukan besok,” tegas Tohri.

Untuk kecamatan Tanjung, gudang dasan cermen akan menyalurkan raskin sebanyak 110 ton. Jadi, untuk mengawali penyaluran raskin bulan ini dimulai dari kabupaten Lombok Utara (KLU) sebanyak 166 ton di dua kecamatan. Penyaluran raskin di kecamatan lainnya masih menunggu permintaan pemerintah kabupaten/kota masing-masing.

Tohri menambahkan, cadangan beras di gudang dasan cermen sampai saat ini mengalami over kapasitas. Namun dengan penyaluran raskin di dua kecamatan di KLU saat ini, gudang dasan cermen akan meningatkan pengadaan beras lagi sampai target yang ditentukan Divre Bulog NTB.

Sementara itu, di tingkat masyarakat penerima raskin, sebagian warga di Lombok Barat dan Lombok Tengah, menolak distribusi raskin. Pasalnya warga keberatan atas pengurangan jatah yang selama ini diberikan pemerintah. Pengurangan jatah raskin di dua kabupaten ini berkurang sekitar 10 persen dari jumlah sebelumnya. Pengurangan jatah raskin ini diduga atas data yang dikeluarkan BPS yang meyatakan angka kemiskinan di dua kabupaten ini menurun.

Selain di dua kabupaten ini, sejumlah kelurahan di kota Mataram juga menolak penyaluran raskin. Warga di sejumlah kelurahan di Mataram ini menolak karena diindkasikan terjadi pengurangan jatah raskin. (mik)
MATARAM_Lombok Sumbawa Pearl Festival (LSPF) yang di inisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat sejak 2010 telah di jadikan agenda tahunan.

Penyelenggaraan LSPF 2012 di gelar di Hotel Lombok Raya – Mataram ,Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 29 Juni hingga 1 Juli 2012.

Menurut Menteri Parekraf bahwa “Penyelenggaraan event tahunan LSPF yang ketiga kali pada tahun ini di maksudkan untuk mempopulerkan Lombok dan Sumbawa sebagai penghasil mutiara bertaraf international, Menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan masyarakat terhadap mutiara Indonesia, Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sentra pengrajin, Menggerakan perekonomian rakyat melalui kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf), Serta sebagai event untuk menarik dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah tujuan wisata NTB”

Kegiatan LSPF ini juga di harapkan bias memperkuat “icon” Lombok sebagai pulau mutiara berkelas dunia,yang pada akhirnya meningkatkan kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.

Pada tahun 2011, NTB hingga bulan April mendapatkan wisatawan (Wisman dan wisnus) sebesar 232.613 orang dan pada 2012 meningkat menjadi 300.685 atau mengalami peningkatan sebesar 29,26%.

Ada Lima rangkaian kegiatan pada Lombok Sumbawa Pearl Festival yang di gelar pada tahun ini, yakni : Lelang Mutiara ,Pameran Mutiara ,Pemilihan Putri Mutiara 2012 ,Pertunjukan Kesenian dan fashion show dan ada berbagai macam perlombaan.

Pada lelang mutiara ini mempertemukan antara seller (vendor) mutiara dari NTB ,NTT ,Bali ,Maluku dan Papua dengan buyers mutiara. Buyers sebanyak 23 dari 9 Negara (Perancis ,Hongkong ,Jepang ,Singapura ,Philipina ,Tahiti ,Australia ,Cina dan Inggris) Tahun 2010 transaksi LSPF adalah sebesar $ US 47.425, Tahun 2011 meningkat menjadi $ US 120.000, Dan di harapkan pada tahun 2012 akan mengalami peningkatan. Kemenparekraf juga mengharapkan transaksi bukan hanya pada saat event berlangsung tetapi juga ada transaksi yang berkelanjutan (Repeat order).

Untuk pameran mutiara di isi oleh 31 booth yang terdiri dari :14 perusahaan perhiasan mutiara menengah keatas dan pengrajin mutiara menengah keatas ,14 UKM pengrajin mutiara dan 3 stand demo kerajinan khas lombok cukli ,tenun dan gerabah.

Sedangkan untuk pemilihan Putri Mutiara 2012 ,melibatkan seluruh Kabupaten /Kota di Propinsi NTB yang di menangkan oleh saudari Isna Winda Sari (22 th) mewakili daerah Kabupaten Lombok Tengah.

Untuk pertunjukan kesenian dan fashion show serta penampilan artis ibukota oleh Rio Febrian .

Pada perlombaan perlombaan akan ada berbagai macam perlombaan seperti lomba cukli (sejenis kerajinan kreatif yang menggunakan limbah kerang mutiara) termasuk ada fotografi ,kreasi jilbab dan mewarnai.    
Pentingnya memberikan pemahaman kepada generasi muda Sasak mengenai kearifan budaya lokal membuat Korp PMII Putri Komisariat IKIP Mataram menggelar seminar kebudayaan di aula PGRI – Mataram ,Sabtu (30/06).

Seminar kebudayaan yang bertajuk “Perempuan dan budaya lokal dalam menghadapi tantangan global” di harapkan mampu membentuk karakteristik generasi muda Sasak untuk membudayakan budaya lokal guna menyongsong era globalisasi.

Hal itu yang di sampaikan Ketua Cabang PMII Mataram ,Riadi di sela-sela seminar. Di tambahkanya ,pada moment kali ini mahasiswa akan memahami subtansi budaya sasak seperti sejarah dan peradaban sasak.

Panitia sudah menghadirkan empat narasumber budayawan NTB yaitu H.Lalu Anggawa Nuraksi ,Lalu.Sri Mukhlisin Wijaya ,Lalu.Satria Wangsa dan Hj.Lale Widare S.H.

Dalam seminar ini sedianya panitia akan merumuskan untuk referensi tentang budaya-budaya yang layak di pertahankan dan budaya yang tidak semestinya di kembangkan .

”Tujuanya memberikan pemahaman kepada generasi muda sasak tentang budaya lokal ,dan ada output yang di rumuskan tentang budaya yang layak di pertahankan dan yang tidak semestinya di kembangkan”Ujarnya.
MATARAM (30/6), Kedatangan wakil presiden RI, Boediono ke Mataram, disambut unjuk rasa mahasiswa mengatasnamakan Front Mahasiswa Nasional (FMN) cabang Mataram. Unjuk rasa mahasiswa ini diwarnai aksi teaterikal. Teaterikal ini memperlihatkan bagaimana penderitaan masyarakat NTB yang tertindas dan dirampas hak-haknya atas tanah.

Kedatangan Boediono, ke Mataram dalam momen peringatan hari keluarga nasional (harganas) ke 19. Momen ini dimanfaatkan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah SBY-Boediono.

Aksi mahasiswa ini sempat dihadang puluhan aparat. Aksi mahasiswa yang tidak mendapat ijin aparat ini dinilai mengganggu kedatagan orang nomer dua di Indonesia ini. Meski tanpa ijin puluhan mahasiswa ini tetap nekat melaksanakan aksinya. Massa aksi, nyaris dibubarkan paksa aparat. Namun setelah melalui negosiasi alot, massa aksi membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan aspirasinya.

Dalam orasinya mahasiswa mengecam sikap pemerintah SBY-Boediono yang mengeluarkan ijin penggunaan lahan untuk pertambangan dan pariwisata. Pemanfaatan tanah untuk kepentingan kapitalis, dinilai mahasiswa sangat merugikan masyarakat petani. Masyarakat NTB yang sebagian besar hidup dari bertani, kehilangan kesempatan mengelola tanah mereka untuk bercocok tanam. Kebijakan pemerintah atas penguasaan lahan tanah dinilai mahasiswa dapat memprsemit lahan oleh rayat.

Mahasiswa menuntut, hentikan perampasan lahan untu pertambangan dan pariwisata NTB. Mahasiswa juga menyatakan menolak rancangan undang-undang Perguruan Tinggi. Dan Reaisasikan 20 persen anggaran untuk pendidikan.

Pemanfaatan tanah untuk keperluan tambang dan pariwisata dianggap mahasiswa tidak mampu mewujudkan keluarga bahagia dan harmonis. (mik)
MATARAM–Gelaran semifinal kejuaraan sepakbola eropa, EURO 2012, disambut dengan nonton bareng di sejumlah tempat di Kota Mataram.

Sedikitnya 20-an wartawan dari sejumlah media cetak dan elektronik, Kamis dinihari (28/6) mengikuti nonton bareng yang digelar jajaran Korem 162/Wirabhakti Mataram, di markas Intelkam Korem.

Sebelum ajang bergengsi tim sepakbola Portugal melawan Spanyol dimulai, acara diisi dengan ramah tamah dihadiri Komandan Korem 162/Wirabhakti Mataram, Kolonel Inf Zulfardi Junin.

“Kegiatan ini untuk mempererat silahturahmi jajaran Korem dengan rekan wartawan di Mataram,” kata Danrem Zulfardi.

Ia mengatakan, hubungan kemitraan TNI dan insan pers perlu terus dibangun, termasuk di Mataram. Meski tidak mengatakan secara rinci, namun Danrem mengatakan, kondisi umum di NTB relative kondusif dan aman.

“Bertugas di NTB ini enaknya hanya 10 persen, 90 persennya sangat enak,” kelakarnya saat ditanya kesannya bertugas di wilayah NTB.

Sebelum siaran langsung semifinal EURO 2012 Portugal vs Spanyol, sejumlah wartawan nampak akrab bermain domino persahabatan dengan jajaran intelkam Korem. “Hukuman” mennggantung bungkus rokok dan menjepi telinga dengan klip pakaian membuat suasana makin hangat sambil menunggu pertandingan.

Salah seorang koresponden televisi swasta nasional, Lalu Hasanuddin mengatakan, pola kemitraan dapat dibangun dengan kegiatan kebersamaan seperti juga nonton bareng yang digelar Korem Mataram.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Kadang kala, kedekatan emosional bisa dibangun dengan acara seperti yang digeslar jajaran Korem ini. Jadi, tidak harus dalam seremoni yang kaku,” katanya.(AN).

Lombok Tengah-  Polres Loteng menangani tiga kasus dugaan korupsi. Tiga kasus dugaan korupsi yang di tangani Polres Loteng ada yang memasuki tahap Lidik dan Sidik.

            Tiga kasus korupsi yang di tangani Polres Loteng yakni kasus Beras Miskin (Raskin), Kasus Perahu pada  dinas Kelautan dan Perikanan, dan Kasus bedah desa pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan.  Kasus Raskin dan perikanan kini masih dalam proses lidik sementara kasus bedah desa masih dalam proses sidik.

            Kapolres Loteng, AKBP Budi Karyono di ruang kerjanya membenarkan kini Polres Loteng menangani tiga kasus korupsi. Ke tiga kasus korupsi yang di tangani Polres Loteng akan di kebut agar bisa tuntas hingga akhir tahun 2012 ini. Untuk keperluan itu, penanganan tiga kasus korupsi ini di optimalkan untuk di tangani oleh penyidik Polres Loteng. ‘’Kita akan upayakan hingga akhir tahun 2012 ini tiga kasus korupsi yang kita tangani tuntas,’’ katanya.
 
           Beberapa orang saksi pada tiga kasus tersebut sudah di periksa oleh penyidik Polres Loteng. Dari tiga kasus tersebut, hanya pada penanganan kasus perikanan yang sudah di tetapkan tersangkanya oleh penyidik. Namun hingga kini Polres Loteng belum bias menyebutkan siapa saja inisal tersangka pada kasus di dinas perikanan Loteng. ‘’Memang tersangka belum kita tahan dan dalam waktu dekat pasti kami akan tahan tiga tersangka tersebut,’’ ujarnya.

            Sementara dalam kasus Raskin yang tersangkanya Kepala Desa Menemeng, Saefuddin sudah di tahan dan di titip di tahanan Polda NTB penahannya mengingat factor kemanan. Adapun permintaan penangguhan penahan yang di minta terhadap tersangka kasus Raskin belum bisa di penuhi oleh Polres Loteng.

           Hal tersebut belum bisa di penuhi dengan menimbang beberapa hal yang sifatnya subyektif. ‘’Belum bisa kami penuhi permintaan permohonan penahanan dengan alas an kalau kami keluarkan bisa saja tersangka menghilangkan barang bukti dan kabur,’’ tegasnya.
 
           Di tegaskan lagi oleh Kapolres Loteng, tiga kasus yang sudah terkesan cukup lama di tangani ini di pastikan akan tuntas pada tahun 2012 ini. Dengan sasaran tiga kasus ini hingga akhir tahun 2012 ini sudah P21 kejaksaan untuk kemudian di sidangkan nanti. ‘’Kami yakin tahun 2012 ini tiga kasus krupsi yang kami tangani sudah P21 kejaksaan,’’ tegasnya.

            Di kebutnya penanganan tiga kasus tersebut mengingat masih banyaknya kasus korupsi yang menunggu di belakang yang butuh juga penanganan yang cukup serius. Namun saat di Tanya berapa jumlah kasus dan apa saja kasus korupsi yang akan di tangani Polres Loteng di belakang tiga kasus belum bisa di jawab. ‘’Tunggu saja nanti setelah kasus ini kami tingkatkan penanganannya baru kami akan bocorkan,’’ paparnya. (Siba W)
Lombok Tengah- Kasus dugaan penyimpangan pada proses pembangunan terminal haji yang ada di Bandara Internasional Lombok (BIL) yang di tangani Polres Loteng di limpahkan ke Polda NTB. Dengan alas an terkendala jarak tempuh dalam melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi menjadi alas an kuat Polres Loteng hingga melimpahkan kasus tersebut ke Polda NTB.

Kapolres Loteng, AKBP Budi Karyono di temui membenarkan kasus penanganan korupsi pada proses pembangunan terminal haji di BIL kini tidak lagi di tangani Polres Loteng. Pelimpahan penanganan kasus tersebut sudah satu pekan terakhir ini di limpahkan penangannya ke Polda NTB. ‘’Hampir satu pekan ini kita limpahkan penanganan kasusnya ke Polda NTB,’’ katanya.

Adapun kendala yang di hadapai Polres Loteng dalam melakukan penanganan kasus ini sulitnya melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi NTB terutama dinas terkait yang membawahi proses pembangunan terminal haji tersebut. Sehingga untuk mempercepat proses penanganan yang dilakukan dalam penuntasan kasus tersebut Polres Loteng berinisiatif untuk melimpahkan kasus tersebut ke Polda NTB. ‘’Kami juga sudah mendapatkan persetujuuan dari Polda NTB sehingga melimpahkan kasus tersebut,’’ ujarnya.

Pada saat di limpahkan ke Polda NTB, kasus terminal haji yang di tangani Polres Loteng masih dalam proses lidik. Adapun hingga kasus tersebut di limpahkan Polres Loteng sudah memeriksa sebanyak 15 orang saksi termasuk Kadis perhubungan NTB. ‘’Sekitar 15 orang sudah kami periksa sebagai saksi dalam kasus tersebut. Hingga kini belum ada penetapan tersangka yang kami tetapkan hingga kami limpahkan penangannnya ke Polda NTB,’’ jelasnya.

Di katakannya juga, pada saat di tangani Polres Loteng belum ada dugaan penyelewengan Negara yang di sebabkan dalam kasus dugaan penyimpangan pembangunan terminal haji. Polres Loteng juga belum mengajukan ke BPKP untuk memeriksa berapa besar kerugian Negara yang di sebabkan dalam penanganan kasus terminal haji BIL. ‘’Pada dasarnya ada dugaan penyelewengan Negara namun besarannya tidak bias kami ketahui pasti karena itu merupakan tugas dari BPKP Bali,’’ ungkapnya.(Siba W)


sumber foto
MATARAM - Setelah tiga kali sukses, Pemerintah Provinsi NTB akan kembali menggelar Lombok Sumbawa Pearl Festival (LSPF) ke IV tahun 2012, di Mataram pada  30 Juni hingga 1 Juli mendatang.

Event tahunan (LSPF) dilakukan untuk mendorong kawasan Lombok, dan NTB pada umumnya agar menjadi pusat  mutiara dunia, dan juga menggerakkan pariwisata dan ekonomi kreatif melalui aneka kerajinan mutiara.

“Rencananya akan dibuka oleh Menteri Pariwisata Marie Elka Pangestu. Bukan saja untuk mendorong tingkat kunjungan wisata ke Indonesia dan NTB  khususnya, LSPF ini juga digelar untuk mendorong Lombok, NTB menjadi pusat mutiara dunia, dan ikon mutiara dunia,” kata Sekretaris Dinas  Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal, Rabu (27/6) di Mataram.

Ia mengatakan, pemerintah NTB dengan dukungan pusat terus mengembangkan potensi budidaya mutiara laut di wilayah NTB, sebab potensi mutiara  di NTB ini merupakan keunggulan spesifik daerah yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, saat ini tercatat sedikitnya 20 perusahaan budidaya mutiara laut di Lombok dan Sumbawa, dengan luas areal budidaya mencapai 600  hektare. 4 diantaranya merupakan PMA dan sisanya PMDN, yang melibatkan sekitar 3.000 pekerja.

Rata-rata pertahun NTB memproduksi mutiara rata-rata mencapai 600 Kg hingga 800 Kg, dengan 90 persen diantaranya diekspor untuk kebutuhan  luar negeri termasuk ke Jepang, dengan nilai eksport mencapai Rp80 Miliar pertahun.“Itu baru yang termasuk dalam budidaya saja, belum lagi disektor industry kerajinannya, potensi mutiara ini juga member dampak lapangan kerja yang  besar bagi NTB,” katanya.

Kualitas mutiara NTB juga menjadi kualitas yang mendunia sebab jenis mutiara yang dihasilkan sangat jarang ditemui di tempat lain di dunia, yakni  berwarna bronze, emerald, dan metal.

Ketua Panitia EO LSPF Bagus Surya menjelaskan, seperti tahun sebelumnya event LSPF 2012 akan menghadirkan agenda utama berupa lelang mutiara  yang melibatkan 22 buyer dari sejumlah negara seperti China, Hongkong, Perancis, Inggris, Tahiti, dan Indonesia. Lelang juga melibatkan tiga  perusahaan mutiara terbesar di Indonesia sebagai seller."Lelang kali ini memperdagangkan sekitar 200Kg mutiara terbaik jenis mutiara laut selatan senilai USD 250.000," katanya.

Menurut Bagus, kualitas mutiara Lombok memang nomor satu di Indonesia dan terbaik di dunia. Jenis kerang Pinctada Maxima yang menghasilkan mutiara laut selatan (South Sea Pearl) menjadi primadona dunia.

Pada 2011 lalu lelang bisa mencapai angka USD 96.000, dan mampu menaikan harga mutiara dari lelang sebelumnya dari USD 5 per gram pada 2010, menjadi USD 16,3 per gram pada 2011.
"Tahun ini targetnya akan naik lagi. Yang sudah pasti senilai USD 250 ribu, itu belum dengan transaksi berupa kerajinan mutiara," katanya.

Sementara itu,  Kabid Promosi Dinas Pariwisata NTB, Ni Ketut Wolini menjelaskan, selain agenda utama lelang mutiara, dalam acara LSPF akan disediakan 32 stand display kerajinan mutiara dimana pengunjung bisa berburu kerajinan-kerajinan mutiara khas Lombok, NTB.
"Event ini juga untuk mempromosikan kepada wisatawan bahwa perairan dan ekosistem laut di NTB masih terpelihara dengan baik sehingga potensial untuk aktivitas berbagai wisata bahari pula," katanya.

Dengan potensi ini, pula ia berharap program Visit Lombok Sumbawa 2012 yang bertujuan untuk mendatangkan satu juta wisatawan ke NTB setiap  tahun, bisa terwujud mulai 2012 ini,"Tahun 2011 kita mencatat 860 ribu kunjungan, dan tahun ini optimis tercapai satu juta kunjungan. Sebab LSPF ini juga salah satu event yang bisa menarik dan meningkatkan kunjungan wisata di NTB," katanya.(AN)
Diskusi publik yang bertajuk "Kontekstualisasi makna Pancasila upaya meredusir krisis moral bangsa dan ideologi radikal di NTB" Hari ini (27/06) di gelar oleh Damai Institute di aula PGRI-Mataram.

Diskusi yang di hadiri dari berbagai unsur pendidikan mulai SMP/SMA maupun organisasi kemahasiswaan se-Mataram ,Bertujuan untuk menyegarkan kembali tentang nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila.

Hal itu yang di sampaikan Iwan Hamdani ,selaku Ketua Panitia saat di konfirmasi di sela-sela kegiatan diskusi ,Di tambahkanya jika selama ini masyarakat maupun organisasi sudah mulai melupakan Pancasila sebagai falsafah/ pegangan hidup berbangsa dan bernegara,

Maka dari itu melalui kegiatan diskusi seperti ini di harapkan semua masyarakat NTB ,Tak terkecuali para peserta akan kembali kepada Pancasila sebagai falsafah/pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ,Ujarnya. 
Saat ini begitu banyak permasalahan keluarga yang terjadi, semakin maraknya disharmoni suami dan istri, pemenuhan hak dan kewajiban yang tidak sesuai hukum Islam, sampai ke perceraian. Semua solusi yang coba diupayakan ternyata tidak menyelesaikan permasalahan keluarga bahkan menambah permasalahan baru.

Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD I NTB mengadakan acara Temu Ukhuwah Akbar Muslimah yang diselenggarakan di gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB (24/6).

Acara ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap permasalahan keluarga yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 500 orang muslimah yang berasal dari berbagai kalangan, para tokoh muslimah, ketua Majelis Ta’lim, penggerak PKK, muballighoh, muslimah dari ORMAS-ORMAS Islam, para intelektual kampus, ibu-ibu rumah tangga termasuk para mahasiswa dan pelajar  mulai dari Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat dan kota Mataram. Adapun tema yang diangkat terkait dengan diperingatinya hari keluarga nasional pada bulan juni ini yaitu “Islam, Solusi Tuntas Permasalahan Keluarga”

Aktivis MHTI NTB ustadzah Syifa’iyah sebagai orator pertama dengan tema Fakta Keluarga dalam Sistem Kapitalisme. Beliau memaparkan berbagai fakta permasalahan keluarga yang kian parah, kemiskinan, kebodohan, disfungsi keluarga, KDRT, perceraian, kenakalan remaja, dll.Sebelum orasi berikutnya, panitia menyuguhkankan teaterikal untuk lebih menggambarkan kondisi keparahan masalah keluarga saat ini.

Selanjutnya orator kedua oleh ustadzah Nur A.Lina ketua DPD I MHTI NTB yang menyampaikan tentang Kapitalisme Bencana Bagi Keluarga Muslim. Beliau memaparkan tentang strategi Barat dalam membentuk identitas keluarga muslim yang membawa pada kehancuran keluarga.

Di antara regulasi ekonomi yang diterapkan sistem kapitalisme adalah kesalahan distribusi dan tidak tepatnya pembagian jenis kepemilikan ekonomi, dimana SDA yang seharusnya dimiliki oleh umum (rakyat) telah dikuasai oleh pihak swasta asing yang mengakibatkan keuntungan hanya dinikmati oleh mereka, sedangkan mayoritas masyarakat tidak bisa menikmatinya (jurang kaya dan miskin semakin dalam) . Dengan fakta ini masyarakat digiring untuk membentuk keluarga kecil (cukup 2 anak) agar lebih sejahtera dan untuk mewujudkan ketangguhan dan kemandirian, maka para Ibu didorong untuk lebih berdaya secara ekonomi.

Pembicara mengkritisi kebijakan ini secara paradigmatik dengan menganggap bahwa yang terjadi adalah bentuk pemiskinan structural (disebabkan oleh system), sedangkan ukuran kebahagiaan tidak semata diukur oleh capaian materi dan ukuran keluarga kecil.

Sementara solusi-solusi yang ditawarkan dalam bentuk PEP untuk memandirikan perempuan, tidak mampu memecahkan persoalan kemiskinan dengan tuntas (dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat per orangan), bahkan rawan menjadi penyebab kehancuran keluarga ketika dibarengi dengan ide-ide kesetaraan gender.

Padahal, bila terdidik dan dapat dikelola dengan baik, tingginya jumlah populasi manusia akan menjadi potesi yang besar bagi kemajuan peradaban, bukan beban yang akan menghancurkan keluarga.
Berikutnya selingan teater yang menunjukkan bagaimana upaya-upaya penyelesaian permasalahan keluarga yang setengah hati tanpa mampu merubah kondisi masyarakat.

Orator berikutnya ustadzah Khadijah Dahlik, seorang muballighoh yang sangat dikenal oleh ibu-ibu karena aktivitas dakwahnya. Beliau menyampaikan tentang Indahnya Keluarga Muslim di bawah naungan syariah. Dengan gaya beliau yang khas dengan tegas beliau menyampaikan bahwa keluarga harus mampu menghadapi semua permasalahannya dengan cara yang tepat yang berlandaskan al Quran dan as Sunnah, yang diikuti dengan teater yang menggambarkan kebahagiaan hakiki menyelimuti keluarga yang hidup di bawah naungan Khilafah.

Orasi terakhir dari DPP MHTI ustadzah Reta Fajriah Ahmar yang menyampaikan tentang Negara Khilafah menjamin kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga. Dengan orasi beliau yang menggemakan Graha Bakti Praja membuat para peserta semakin yakin bahwa hanya khilafahlah solusi tuntas permasalahan keluarga, dengan penjelasan yang lugas beliau menggambarkan bagaimana tanggung jawab yang ditunjukkan oleh para khalifah terhadap rakyatnya, juga bagaimana khilafah menjamin hak hidup dan mewujudkan kemakmuran dengan menerapkan mekanisme yang yang melibatkan unsur keluarga (ayah dan ahli waris) dalam memenuhi kebutuhan makanan dan pakaian.

Negara, dalam menjamin kebutuhan publik (kesehatan, pendidikan, keamanan), juga menyediakan fasilitas yang murah dan terjangkau dalam hal transportasi, kebutuhan bahan bakar dan energy, dll. Negara mendapatkan sumber pemasukan yang besar dari pengelolaan harta yang menjadi milik umum (SDA). Selain itu, masyarakat dihimbau untuk peduli dan membantu sesama yang kekurangan.

Khilafah juga wajib membuka lapangan pekerjaan yang luas dengan menghidupkan sector riil dan menutup sector non riil (yang bertumpu pada riba dan judi). Selanjutnya standar mata uang segera dikembalikan kepada standar syar’I, yaitu logam emas dan perak yang stabil dan anti krisis (cadangan emas harus segera dikembalikan dari Negara asing melalui perdagangan Internasional, melalui pembayaran dengan emas, tidak dengan dollar).

Penayangan berikutnya adalah video dan parade liwa royah yang semakin menggelorakan semangat juang ibu-ibu yang hadir untuk ikut bergabung dengan barisan para pejuang Khilafah. Berikutnya dibuka dialog untuk lebih mendekatkan para orator dengan peserta, ada beberapa pertanyaan dan tanggapan yang masuk dan langsung ditanggapi oleh para orator.

Sebelum berakhir disampaikan Seruan MHTI oleh perwakilan DPD I MHTI ustzh Lestari Ramdhani, dengan sangat lantangnya beliau membakar semangat semua peserta yang hadir untuk segera mengambil bagian dalam perjuangan mulia menegakkan Khilafah Islam. Sebelum ditutup, berikutnya doa yang disampaikan oleh ustzh Rina, para peserta begitu terharu, hingga meneteskan air mata. Semoga menjadi para penyambut Nashrullah menuju tegaknya Khilafah, Aamiin… ALLAHUAKBAR.(gugun).
   Hari ini (22/06) ,kepengurusan baru Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SP-KEP SPSI) PT. Newmont Nusa Tenggara resmi di lantik di Hotel Lombok Raya - Mataram .

17 Pengurus baru periode 2012-2015,terdiri dari ketua (Petrus Madi) beserta 6 ketua lainya ,Sekretaris ( Nasmiruddin) beserta 4 sekretaris lainya dan bendahara (Joko Sutaryo) beserta 4 bendahara lainya.

Pelantikan di lakukan berdasarkan Surat Keputusan Nomor: KEP.03/PD-KEP.SPSI-NTB/V/2012 yang di tanda tangani oleh pimpinan daerah federasi SP-KEP SPSI NTB ,Ikhlasuddin Jamal , SE beserta sekretaris ,Usep Syarif Hidayat, SH.

Petrus Madi saat di konfirmasi mengatakan bahwasanya Pihaknya siap mengemban amanat untuk membela kepentingan pekerja dan keluarganya serta mendorong agar perusahaan tetap bermitra dan berpartner dengan pekerja.

"Langkah awal akan melaksanakan sesuai dengan anggaran dasar serta mars SPSI yakni membela kepentingan pekerja dan keluarganya serta mendorong perusahaan agar tetap bermitra dengan pekerja",Ujarnya saat di konfirmasi.




kepala bkkbn ntb, sukardi
MATARAM-Kepala BKKBN NTB ,H.Sukardi M.Kes mengatakan bahwasanya Hari Keluarga XIX tingkat nasional sudah di depan mata, Rangkaian kegiatan untuk memperingati hari keluarga tersebut akan dimulai pada tanggal 27 Juni 2012, Dengan kegiatan Generasi Berencana (Genre) goes to school yang akan berlangsung di SMUN 1 Pringgesela Kabupaten Lombok Timur dan akan dihadiri langsung oleh Kepala BKKBN Pusat Dr dr. Sugiri Syarief, MPA.

Ada dua hal yang menarik pada peringatan puncak Hari Keluarga XIX di Kota Mataram Provinsi NTB ini yaitu akan dipecahkannya Rekor MURI dengan pelayanan implant sejumlah 36.000 akseptor dengan basis Pondok Pesantren.

Sedangkan hal menarik yang kedua adalah Pemerintah Kota Mataram bertekad agar tercatat di Museum Rekor milik pengusaha jamu tersebut dengan 250 orang pengampet sate bulayak, kegiatan tersebut sekaligus untuk menghibur para peserta dan penggembira yang menghadiri peringatan puncak tersebut  yang diperkirakan akan berjumlah 15.000 orang yang berasal dari 32 provinsi di Indonesia.

Pada puncak peringatan Hari Keluarga XIX nanti Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. Budiono  akan langsung menghadiri puncak kegiatan tersebut yang dida1`mpingi oleh Ibu Herawaty Budiono,Ujarnya.

Di tambahkanya ,Merespon banyaknya tamu yang akan mengunjungi event nasional tersebut maka maskapai penerbangan yang melayani rute lombok melalui Bandara Internasional Lombok (BIL)  telah dikoordinasikan yakni Garuda Indonesia, Batavia Air, Lion/Wings Air, Merpati, Trans Nusa dan Sky Aviation.

Garuda dan Batavia langsung merespons dan menyiapkan `extra flight`. Garuda menambah jadwal penerbangan dengan rute Jakarta-Lombok tiga kali sehari pada 17 Juni dan 23 Juni 2012. Garuda juga akan mengupayakan tambahan frekuensi penerbangan pada 28 Juni dan 1 Juli 2012, menggunakan pesawat jenis Boeing 738 NG.

Sedangkan Batavia menambah satu kali penerbangan pada rute Surabaya-Lombok, setiap hari menggunakan pesawat Boing 733/4 mulai 15 Juni hingga 15 Juli 2012.(hd).
Taliwang-
Tidak meratanya pembangunan di wilayah kabupaten Sumbawa Barat, terutama di Wilayah Utara kabupaten yang bermoto "Pariri lema Bariri" ini disesalkan berbagai pihak.

Tokoh masyarakat di Kecamatan Poto Tano, Rahmat Bken, menyatakan wilayah Poto tano sebagai gerbang masuk ke Pulau Sumbawa selama ini dipandang sebelah mata oleh pemerintah daerah,

"kami ini seolah-olah dianak tirikan oleh bupati, pembangunan tidak ada palagi pemberdayaan masyarakat, yang rata-rata masih hidup dibawah garis kemiskinan," terang Bken kepada Portal NTB rabu (21/06).

contoh konkrit adalah pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK), pasar hewan serta jembatan timbang yang dibangun di jalur utama menuju pelabuhan Poto Tano sampai saat ini menjadi bangunan yang tidak berfungsi, karena tidak dikelola secara maksimal.

"ini kan mubazir dan mencedrai amanat rakyat yang sudah membayar pajak," sesalanya.

selama dua periode pemerintahan bupati KH.Zulkifli Muhadli ini tidak tertangani secara maksimal. Seharusnya menurut tokoh muda ini, bupati harus belajar dari pengalaman, namun sayangnya ini terus menerus, bahkan sejumlah persoalan lain seperti krisis air, pembangunan infrastrutur melalui PNPM tidak efektif, dan hanya jadi lahan mengeruk keuntungan bagi oknum pejabat, serta oknum biroktrasi di di desa, dan kecamatan.

"kesannya proyek-proyek yang sedang berjalan ini adalah ajang bagi-bagi jatah oknum birokrasi di desa, dan kecamatan, pungkasnya.

Kecamatan Poto Tano sendiri terletak di utara kabupaten Sumbawa Barat memiliki luas wilayah, 15,888 ha, terdiri dari  6 desa definitif dan desa persiapan. Kecamatan dengan jumlah penduduk, mencapai 37.042 jiwa menjadi gerbang masuk ke pulau Sumbawa. (hez)
MATARAM - Kementerian Lingkungan Hidup bekerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup dan Penelitian (BLHP) NTB dan BLHP Mataram menggelar uji emisi gas buang kendaraan bermotor selama tiga hari, Selasa (19/6) hingga Kamis (21/6) di Kota Mataram. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian uji emisi kendaraan yang akan dilakukan di 45 Kota di Indonesia sepanjang tahun 2012 ini.

Koordinator Tim Teknis Uji Emisi bentukan Asisten Deputy Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kementerian LH, Gana Suhartana menjelaskan, target uji emisi kendaraan di tiap Kota termasuk Mataram sebanyak 1.500 unit kendaraan roda empat. Pola pengujian menggunakan sistem acak atau spot cek di sejumlah ruas jalan utama. Di Kota , uji emisi dilakukan di tiga titik yakni Kantor Dinas Perhubungan dan Infokom NTB di Jalan Langko, Dinas PU NTB di Jalan Majapahit, dan depan SPBU Mayura di Jalan Pejanggik.

"Tidak ada sanksi dalam uji emisi gas buang kendaraan bermotor ini, karena lebih bersifat mengimbau dan mengajak masyarakat untuk selalu merawat kendaraannya supaya tidak menyebabkan polusi udara," katanya.

Gana mengatakan, tahun 2011 lalu hal serupa dilakukan 26 Kota se-Indonesia. Uji emisi dipadukan dengan pengujian kualitas udara dan kualitas BBM di Kota setempat.

Pantauan Portal di Kantor Dishubkominfo NTB, sejumlah mobil pribadi dan dinas yang melintas di jalan Langko digiring ke lokasi pengujian, baik kendaraan baru maupun lama untuk dilakukan uji emisi.

Uji emisi itu dilakukan dengan menghitung uji baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

"Hasilnya akan dikirim ke pusat, sebagai data pendukung hasil uji emisi secara nasional. Semua pemerintah provinsi diwajibkan melakukan hal itu," katanya.

Menurut Gana, uji emisi gas buang kendaraan bermotor perlu dilakukan untuk mengontrol baku mutu kualitas udara perkotaan. Sebab, berdasarkan survay LH penyebab polusi udara terbesar disumbang oleh gas buang kendaraan sebanyak 75 persen, sementara sisanya 20 persen dari pabrik industri, dan 5 persen berasal dari rumah tangga.

Terkait jumlah kendaraan yang tidak lolos uji emisi, Gana mengatakan data pasti belum bisa disampaikan. Tapi jika mengacu pada uji emisi di sejumlah kota sebelumnya, rata-rata mencapai 60 persen dari total kendaraan yang diuji tak layak baku mutu.

Sementara Kadishubkominfo NTB, Ridwansyah mengatakan, pihaknya menyambut baik program Kementerian LH itu. Meski demikian ia menilai kualitas udara di Kota Mataram dan NTB umumnya masih dibawah ambang baku mutu.

Ridwan mengatakan, uji emisi serupa juga sering dilakukan jajaran Dishubkominfo di NTB. Dari 10 daerah Kabupaten/Kota yang ada setidaknya 9 daerah sudah memiliki alat uji kendaraan termasuk uji emisi.(AN)
"Ada banyak kegiatan dalam peringatan HARGANAS 2012 di NTB ,termasuk ada dua kegiatan pemecah rekor yaitu pemasangan KB implant se-NTB dan suguhan pengampet sate bulayak yang akan di ikuti oleh 250 peserta". 

Hal itu yang di sampaikan Wahyu Hidayat Yusuf selaku Plt.Kasubag Umum dan Humas pada BKKBN NTB saat di temui di kantornya siang tadi.

Di jelaskanya ,Hari ini Propinsi NTB menyelenggarakan pemasangan KB implant kepada 36 ribu Akseptor yang di pusatkan di puskesmas maupun ponpes se-NTB ,Sebelumnya Propinsi Jawa Timur telah memecahkan rekor MURI dengan peserta sebanyak 32 ribu Akseptor.Untuk pengampet sate bulayak sedianya akan di laksanakan pada Kamis (28/06) di Taman Sangkareang Mataram.

Peringatan HARGANAS 2012 di mulai pada Rabu (27/06) dengan beberapa agenda di antaranya Genre goes to scholl ,temu kader dan lainya .Sedangkan pada Kamis (28/06) akan ada pembukaan gelar dagang dan pameran termasuk ada seminar nasional genre dan parade pelangi budaya ,

Pada Jum`at (29/06) akan ada kegiatan Imtaq bersama gubernur NTB bersama Tokoh Agama akan ada pula peresmian gedung PHBK Posyandu dan lainya .Dan upacara puncak akan di gelar di eks bandara Selaparang-Mataram pada Sabtu (30/06).

Setidaknya 15 ribu peserta dari 33 Propinsi se-Indonesia akan hadir ke- NTB untuk memperingati HARGANAS 2012 ,Sedianya kegiatan tersebut akan di buka langsung oleh Presiden RI ,Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Moment Harganas sebagai moment nasional di harapkan mampu menggaungkan kembali progam-progam kependudukan dan keluarga berencana yang selama ini pernah jaya seperti saat orde baru.Ujarnya.(gugun).
foto peresmian hotel santika mataram
MATARAM_Memasuki bulan Juni 2012, Santika Indonesia Hotels & Resorts dengan bangga menambah satu lagi Hotel Santika yang diberi nama Hotel Santika Mataram - Lombok. Hotel Santika Mataram - Lombok merupakan hotel Santika ke 16 (enam belas) dan hotel ke- 46 (empat puluh enam) dalam jajaran grup Hotel Santika Indonesia Hotels & Resorts. Acara peresmian ini dilakukan pada hari Jum’at lalu.

Pada acara peresmian Hotel Santika Mataram – Lombok dihadiri oleh Bapak. Walikota Mataram, Bapak TGH Ahyar Abduh, Bapak H. Farid Amir PT. Metro Lombok Asri beserta jajaran direksi, Bapak Lilik Oetama Direktur Eksekutif PT. Grahawita Santika, Bapak Nilwan Ruswir General Manager Hotel Santika Mataram - Jakarta serta tamu-tamu undangan.

Acara peresmian ini ditandai oleh pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Bapak H. Farid Amir selaku Direktur Utama PT. Metro Lombok Asri, lalu diserahkan kepada Bapak. Lilik Oetama selaku Direktur Eksekutif PT. Grahawita Santika dan dari Bapak Lilik Oetama, potongan tumpeng tersebut diserahkan kepada Bapak. Nilwan Ruswir selaku General Manager Hotel Santika Mataram. Dengan demikian prosesi pemotongan tumpeng ini menandakan bahwa, Hotel Santika Mataram – Lombok siap menerima tamu.

Hotel Santika Mataram, berada tepat di Jl. Pejanggik No. 32, Selaparang – Mataram, Lombok, berada di salah satu jalan utama di kota Mataram dimana perkantoran pusat pemerintahan dan per-bank-an serta perkantoran lainnya berada, sebagai sentra bisnis di kota Mataram.

Hotel Santika Mataram memiliki jumlah kamar hotel ini ada 123 (seratus dua puluh tiga) kamar berdesain modern minimalis dengan tipe kamar superior sebanyak 103 (seratus tiga) kamar, deluxe room 12 (dua belas), executive 2 (dua) kamar dan suite 6 (enam) kamar. Setiap kamar dilengkapi dengan Safe Deposit Box, Tea / Coffee Maker, LCD TV, dan akses internet menggunakan Wifi.

Selain itu, Hotel Santika Mataram, dilengkapi dengan Kafe Bayan, Lobby Lounge yang terletak di area lobby, meeting room yang berkapasitas hingga 200 (dua ratus) orang, serta fasilitas lainnya seperti, Fitness Center, Kolam Renang untuk dewasa dan anak-anak.

Harga promosi adalah Rp. 480.000,- nett sudah termasuk makan pagi untuk 2 orang, berlaku sampai tanggal 15 Agustus 2012.

Pada seluruh hotel Santika yang tersebar di kota-kota besar Indonesia, kami menggabungkan tradisi lokal dengan sentuhan alam yang akan membawa para tamu merasakan indahnya kekayaan alam Indonesia berbalut dengan layanan hangat pelayanan kami. Begitulah pelayanan kami, yang kami sebut sebagai “home away from home”.

Hotel Santika Mataram adalah hotel bisnis yang bersuana resort berada di pusat kota tetapi hanya 15 menit perjalanan dengan kendaraan ke areal Senggigi yang terkenal dengan pusat resort pantainya, serta tempat yang nyaman untuk menginap, karena kepuasan dan kenyamanan tamu merupakan prioritas kami.
Apapun pilihan tujuan destinasi anda, baik bisnis ataupun liburan, sentuhan kenyamanan rumah akan anda tetap rasakan dalam setiap brand Santika dimanapun yang kami miliki.

Walikota Mataram ,Ahyar Abduh membuka kejuaran menembak antar pelajar dan umum Walikota Mataram Cup 2012 di SMPN 13 pada Senin (18/06).

Kejuaraan menembak yang sedianya berakhir hingga 22 Juni mendatang di ikuti sebanyak 121 peserta siswa-siswi SD maupun SMP ,Termasuk ada juga dari umum.

Lomba kejuaraan menembak di selenggarakan sesuai dengan visi dan misi dari Perbakin Kota Mataram ,yaitu untuk mencetak atlet-atlet generasi muda yang berprestasi dengan memberikan pembinaan secara berkesinambungan .

Dodik Satrio Wibowo ,Selaku Ketua Panitia mengatakan ,Ada beberapa alasan mendasar di selenggarakan kejuaraan menembak sekarang ,Di antaranya untuk memberikan pengetahuan yang benar tentang olah raga menembak di lingkungan pelajar se Kota Mataram,

Menyiapkan calon-calon atlet usia dini pada PON remaja 2013 mendatang termasuk meningkatkan frekuensi kejuaraan sehingga bisa meningkatkan kualitas mental para atlet.

Pada kejuaraan kali ini ada 12 kelas yang di lombakan ,Yaitu Air Riffle Hunting SD Perorangan Putra dan Putri ,Yaitu Air Riffle Hunting SD Beregu Putra dan Putri ,Air Riffle Hunting SMP Perorangan Putra dan Putri , Air Riffle Hunting SMP Beregu Putra dan Putri,Air Reffle Hunting Umum Perorangan ,Silhoutte Pelajar SD ,Silhoutte Pelajar SMP dan Silhoutte Umum.

Saat ini SMPN 13 telah menjadi Model Nasional Sekolah yang mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler menembak karena SMPN13 telah berhasil membina pelajar menjadi atlet muda yang berprestasi di tingkat nasional  dan telah berhasil mencetak atlet yang akan membela Propinsi NTB pada event PON yang akan di selenggarakan di Riau pada September mendatang.Ujarnya.   

Walikota Mataram ,Ahyar Abduh mengapresiasi kegiatan kejuaraan menembak Walikota Mataram Cup 2012 ,Karena kejuaraan tersebut bertujuan positif  dan bisa melahirkan atlet-atlet berbakat.

Panitia juga menunjukan eksistensinya tanpa tergantung kepada Pemerintah ,Namun demikian ,Pemkot Mataram akan tetap mendukung baik secara moril maupun material ,Dan ke depan sedianya akan di buatkan lapangan tembak untuk latihan para atlet di Jl.Lingkar Selatan.

"Kegiatan ini bagus dan positif karena untuk mencetak atlet muda berbakat ,Panitia juga tidak bergantung kepada Pemerintah ,Meski demikian Pemerintah akan tetap mendukung secara moril maupun materiel ,Dan ke depan walaupun baru tahap di rencanakan ,Akan di sediakan tempat latihan menembak bagi atlet di Jl. Lingkar selatan",Ujarnya.
Dalam rangka implementasi Pencegahan ,Pemberantasan,Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba (P4GN) ,BNN Kota Mataram bekerjasama dengan semua komponen masyarakat ,Tak terkecuali dengan Jurnalis Mataram.

Kerjasama yang di tuangkan dalam nota kesepahaman (Mou) di tanda tangani oleh Kepala BNN Kota Mataram ,Abdul Latief dan perwakilan salah seorang Jurnalis Mataram ,Sabtu (16/06) ,Di Narmada Convention Hall.

Acara yang berakhir dengan di bentuknya Komunitas Jurnalis Anti Narkoba Mataram di harapkan menjadi awal kerjasama di dalam memberantas ataupun memutus peredaran narkoba (P4GN).

Abdul Latif mengatakan bahwasanya BNN Kota Mataram berkomitmen untuk mewujudkan “Indonesia Bebas Narkoba 2015” sesuai amanat Instruksi Presiden RI No.12 Tahun 2011 tentang P4GN.

Maka dari itu ,Pihaknya bekerjasama dengan Instansi Pemerintah terkait ,Penegak Hukum terkait maupun dengan segenap komponen masyarakat ,“Kegiatan ini adalah implementasi nyata dalam P4GN”.Ujarnya di sela-sela acara
Banyaknya sms yang menyoal tentang Komunitas Adat Terpencil (KAT) di NTB terkesan tidak di perhatikan membuat Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil NTB ,Drs.Bachrudin M.Pd angkat bicara untuk menjawabnya.

Saat silaturahmi dengan Jurnalis di Aula Media Center Humas NTB ,Siang tadi .Bachrudin mengatakan bahwasanya tidak ada KAT yang tidak terakses pembangunan ,karena hal itu sudah menjadi progam reguler dari Kementerian Sosial yang berdasarkan Keppres Nomor :111 Tahun 1999 tentang pembinaan Kesos KAT.

Memahami KAT tidak terlepas dari masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dengan tiga kriteria yaitu Kosmos kehidupanya bergantung sepenuhnya kepada alam ,Kedua ,setengah bergantung pada alam dan setengahnya bergantung pada usahanya sendiri ,Dan yang terakhir bersifat normatif seperti menggunakan pakaian ataupun menggunakan uang sebagai nilai tukar .Di NTB sendiri masuk kriteria yang ketiga.Ujarnya

Di tambahkanya ,Tidak semua masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil akan mendapatkan pemberdayaan dari pemerintah jika ,Mereka bermukim ditempat ataupun lahan konservasi ,Bermukim namun cenderung melakukan upaya yang ilegal dan yang terakhir bermukim di tempat yang statusnya tidak jelas.

Pemerintah NTB sudah melakukan sesuai dengan aturan yang berlaku ,wilayah-wilayah yang terindikasi sebagai wilayah KAT akan di tindak lanjuti dengan kegiatan persiapan pemberdayaan di antaranya melakukan penjajakan ,studi kelayakan maupun semiloka.

Hasil tim persiapan pemberdayaan akan menghasilkan rekomendasi mengenai masuk dalam kategori KAT atau tidak ,Apabila masuk dalam kategori maka akan di lakukan studi kelayakan untuk mendapatkan informasi yang lengkap sebagai dasar menyusun rekomendasi tehnis berupa rancangan skenario aksi yang akan di lakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pemberdayaan KAT di fokuskan pada tiga persoalan utama dengan pendekatan tri daya yaitu Daya manusia yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumberdaya KAT ,Daya lingkungan berkaitan dengan sistem lingkungan maupun Daya usaha berkaitan dengan penataan sumber-sumber ekonomi.  

Di jelaskanya ,Berdasarkan hasil pemetaan pada 2003 ,Propinsi NTB memiliki wilayah yang di indikasikan sebagai lokasi KAT sebanyak 44 titik lokasi,tersebar di 28 Desa ,20 Kecamatan dan berada di 7 Kabupaten.

Dan jumlah lokasi KAT yang di berdayakan sampai dengan 2011 sebanyak 17 titik lokasi yang tersebar di 13 Desa ,11 Kecamatan dan di 7 Kabupaten dengan jumlah KK sebanyak 1.211 KK/5.123 Jiwa.Sedangkan sebanyak 17 titik di 8 Desa ,5 Kecamatan dengan jumlah KK sebanyak 930 KK/4.118 tidak masuk dalam kategori KAT ,karena keberhasilan pembangunan yang telah di lakukan oleh Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten di berbagai bidang seperti ekonomi ,kesehatan ,pendidikan dan lainya.

Sedangkan yang belum di berdayakan ada sebanyak 10 titik lokasi ,7 Desa di 6 Kecamatan yang berada di 2 Kabupaten dengan jumlah KK sebanyak 602 KK/2.896 Jiwa ,Namun demikian di Tahun 2012 Pemerintah Propinsi dan Kabupaten Sumbawa telah mempersiapkan 4 lokasi KAT yang akan di berdayakan pada 2013 mendatang ,dengan jumlah KK sebanyak 213 KK/907 Jiwa,Ujarnya.





"pemerintah himbau masyarakat agar beralih ke minyak kemasan"

Pemerintah berkomitmen untuk mengenalkan MINYAKITA hingga ke pelosok daerah di Indonesia.Wakil Menteri Perdagangan ,Bayu Krisnamurthi bersama Gubernur NTB hari ini ,Kamis(14/06),Membuka kegiatan sosialisasi dan promosi MINYAKITA di pasar Kebon Roek ,yang juga di lakukan serentak di dua pasar pendukung lainya yakni Pasar Mandalika dan Pasar Pagesangan Mataram.

"Agar MINYAKITA di kenal oleh berbagai lapisan masyarakat ,Kami akan terus gencar untuk melakukan sosialisasi MINYAKITA sampai benar-benar menjangkau seluruh wilayah Indonesia.Tujuanya agar masyarakat beralih dari mengkonsumsi minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan"Kata Wamendag dalam sambutanya.

Di tambahkanya ,bahwa dari unsur higienitas ,Minyak goreng kemasan jauh lebih bersih dan sehat karena sudah di kemas dengan baik."Dengan menggunakan minyak goreng kemasan ,Konsumen menjadi lebih bermartabat dan hak-haknya dapat terlindungi.Kemudian ,harga minyak kemasan juga jauh lebih stabil di bandingkan dengan minyak curah ,sehingga konsumen dapat terhindar dari kenaikan harga minyak goreng yang drastis,"Ujarnya.

Kegiatan sosialisasi MINYAKITA di Mataram ini merupakan lanjutan dari kegiatan sosialisasi sebelumnya.Sejak 2011 ,Sosialisasi MINYAKITA sudah di lakukan di delapan kota besar lainya yaitu Medan ,Bandung ,Jakarta ,Semarang ,Surabaya ,Yogyakarta ,Denpasar dan Makassar.

Progam minyak goreng kemasan sederhana MINYAKITA di luncurkan atas kerjasama pemerintah dengan para produsen minyak goreng nasional dalam penyediaan minyak goreng yang higienis untuk rakyat indonesia dengan harga yang terjangkau.Sasaran utamanya adalah ibu-ibu rumah tangga pengguna minyak goreng curah serta konsumen industri yang meliputi penjual gorengan ,pengusaha ,warung makan menengah ke bawah dan pedagang minyak goreng curah.

Sosialisasi dan promosi MINYAKITA ini juga di maksudkan untuk membantu produsen serta progam MINYAKITA dalam memasarkan produknyake masyarakat.Produsen yang terlibat di antaranya PT.Salim Ivomas ,PT Smart Tbk dan PT.Panca Nabati serta PT.PPI(Persero) selaku BUMN yang selama ini telah membantu pemasaran MINYAKITA di berbagai Kota di Indonesia.

Selain kegiatan Sosialisasi dan promosi MINYAKITA ,pada kesempatan yang sama di lakukan penyerahan lima gerobak gorengan kepada pedagang gorengan terpilih oleh Wakil Menteri Perdagangan.Untuk lebih memasyarakatkan MINYAKITA ,juga di lakukan demo masak oleh Rudy Choirudin ,lomba memasak bagi ibu-ibu dengan menggunakan MINYAKITA dan market research/survey pasar mengenai persepsi masyarakat atas MINYAKITA. 


Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ditanggapi santai Kepala BAPPEDA NTB, Rosiyadi Sayuti. Kepada sejumlah wartawan Rosiyadi, menegaskan isu yang diangkat massa aksi tergolong kadaluwarsa. “Dana CSR PT Newmont, sudah selesai dilaksanakan,” tegas Rosiyadi.

Menurut Rosiyadi, dana Coorporate Social Rensponsibility (CSR), dihibahkan kepada pemerintah daerah NTB tahun 2010-2011. Dana hibah tidak murni ini dikelola secara bersama-sama, dengan melibatkan pihak pemberi hibah dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah dalam hal ini hanya menentukan bentuk program saja. Sedang untuk tender diserahkan kepada pihak NNT. “jadi kalau isu ini diusung sekarang, berarti mahasiswa ketinggalan kereta. Semua program itu sudah selesai dilaksanakan,” tambah Rosyadi.

Kepala Bappeda NTB ini, merinci dana hibah senilai Rp 139 milliar ini, diberikan kepada pemerintah kabupaten bima, kota bima, kabupaten dompu dan kabupaten Lombok Timut. Pertimbangannya, kabupaten Lombok Tengah dan  kabpaten Lombok Barat, sudah diberikan tahun sebelumnya. Dana CSR senilai 3,8 juta dolar amerika ini, didistribusikan kepada pemerintah daerah Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemerintah Provinsi NTB, dengan perbandingan 20 persen, 40 persen dan 40 persen.

“Pemerintah provinsi NTB, mengalokasikan dana CSR ini untuk infrastruktur, Islamic center, pendidikan dan program unggulan pemprov NTB lainnya”, tegas orang nomer satu di Bappeda NTB ini.

Dalam aksinya massa PMII, mempertanyakan peruntukan dana CSR yang dihibahkan ke Pemproov NTB. Aksi yang digelar massa PMII ini merupakan kali kedua setelah sepekan sebelumnya menggelar aksi yang sama dengan mengusung isu yang sama juga. Massa aksi mengancam datang kembali untuk mempertanyakan hal yang sama setelah gagal bertemu kepala Bappeda NTB. (din)
foto konferensi pers
MATARAM_Sedianya International Lombok Dance Festival 2012 yang ke-7 akan di gelar selama tiga Hari yakni Jum`at - Minggu (29 Juni - 1 Juli 2012).

29 dan 30 Juni akan di gelar di Krystal Ballroom perumahan Krystal Regency Cakra .Sedangkan pada 01 Juli akan di gelar di Rinjani Ballromm ,Hotel Lombok Raya Mataram.

Di selenggarakan oleh Mr Marcel De Rijk (Owner Puri Mas Boutique Resort & Spa ,Mangsit Beach Senggigi) ,Festival tari internasional akan di ikuti oleh berbagai Penari dari 18 Negara.

Festival tari internasional ke-7 pada 2012 di selenggarakan untuk memperkenalkan / mempromosikan Pulau Lombok NTB ke kancah nasional maupun internasional.

Event internasional yang akan di mulai pada Jumat (29/06) di isi dengan Tari modern seperti Hip Hop ,RnB ,Electric Boogie dan Break Dance pada Pukul :19.00 WITA (Register satu jam sebelumnya) di Krystal Ballroom ,Perumahan Krystal Regency Cakra Negara.

Pada Sabtu (30/06) Kompetisi Modern Dance akan di ikuti oleh Tradisional dari Lombok ,Bali dan Sumbawa pada Pukul 10.00 WITA (Register satu jam sebelumnya) di  tempat yang sama.

Sedangkan pada acara gala akan di selenggarakan pada Minggu (1/07) dengan dua sesi yakni pada siang hari di buka pukul 10.00-17.00 WITA dan sesi malam akan di buka pada pukul 17.30-23.00 WITA.

Pada acara gala ,Tarian Latin dan tarian Ballromm akan menyemarakan suasana karena Panitia telah memiliki 14 pasangan Top Profesional yang akan berkompetisi di Ballroom dan kategori Latin ,Dimana pasangan ini telah mewakili 10 Negara.

Dengan Ballroom dansa kategori internasional profesional ada lima tarian kompetisi yaitu Lambat Waltz ,Tango ,Vinnese Waltz ,Foxtrot Lambat dan Quickstep .Dalam kategori ini ,Liga Rusia Mr Alexander Voskalchuk dan Ibu Veronika  Egorova dari Moskow adalah favorit dalam kompetisi ini karena mereka berasal dari 10 Pasangan Top Dunia.

Sedangkan dalam tarian kategori internasional profesional Latin kejuaraan ada lima tarian kompetisi yaitu Cha-Cha ,Samba ,Rumba ,Paso Doble- dan Jive .Dalam kategori ini  ,Panitia memiliki dua pasangan favorit yakni Mr Przemek Lowicki  berpasangan dengan Martina (Polandia) dan Evgeny Sokhrany berpasangan dengan Anastasia Kosetsyna (Rusia).

Panitia memiliki total dari 240 kompetisi termasuk 91 pasangan amatir yang merupakan termasuk kompetisi terbesar yang telah di terima dalam 7 Tahun terakhir .Untuk pertama kali ,Panitia memiliki 24 kompetisi dari Lombok ambil bagian dalam acara tersebut ,termasuk 12 pasangan amatir dan 24 penari solo di bagian tari latin untuk siswa.

Dan pada malam gala spektakuler akan ada beberapa progam seperti Final internasional Senior Ballroom /Final Lombok Siswa Latin ,Amatir dan profesional Ballroom maupun Latin ,Final dari Modern Dance ,Final tari tradisional termasuk juga ada hadiah presentasi.

Penyeleggara kegiatan ,Mr Marcel De Rijk yang juga sebagai salah satu juri internasional saat konfrensi pers mengatakan bahwasanya festival sekarang memiliki empat Negara baru yaitu Jepang ,Australia ,Srilanka dan Myanmar sehingga jumlah keseluruhan ada 18 Negara yang sudah di konfirmasi.

Yang membentuk negara-negara lainya dari peserta dan juri adalah Nederland ,Italia ,Polandia ,Rusia ,Jerman ,Thailand ,Malaysia ,Singapura ,Hongkong ,Cina ,Filipina ,Brunei ,Korea dan Indonesia ,Ujarnya.

Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB ,Awan ,mengatakan mengatakan bahwasanya kegiatan tersebut di dukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi NTB karena hal tersebut di nilai bisa meningkatkan promosi wisata NTB bukan hanya ke ranah nasional namun juga internasional. 
Sedianya Gerakan Mahasisiwa Pecinta Alam (MAPALA) FPOK IKIP Mataram akan melakukan kegiatan susur pantai se-NTB pada Selasa (10/07).

Kegiatan susur pantai akan melibatkan segenap lapisan masyarakat mulai dari unsur Pendidikan ,Pemerintahan ,TNI ,Polri maupun masyarakat umum di NTB.


Di mulai dari pantai Desa Meninting ,Peserta akan di ajak menyusur sepanjang 6 KM menuju pantai Loang Baloq ,Sepanjang perjalanan para peserta akan memungut sampah yang ada (organik/anorganik) untuk di kumpulkan dan selanjutnya di serahkan ke dinas terkait untuk di buang ke TPA. .

Kegiatan susur pantai tersebut di selenggarakan sebagai wujud nyata kepedulian mahasiswa pecinta alam terhadap kebersihan lingkunganya.

Ketua Mapala FPOK IKIP Mataram ,Iswahyudin saat di dampingi rekanya mengatakan bahwasanya apa yang akan di lakukan oleh teman-teman mapala se-NTB adalah untuk memotivasi masyarakat luas agar lebih peduli terhadap lingkunganya.

Jadi kedepan walaupun kegiatan susur pantai telah selesai di lakukan ,Masyarakat tetap mau menjaga dan peduli dengan kebersihan lingkungan di sekitarnya.
kepala dinas pertamanan mataram, makbul ma'sum
MATARAM-Dinas Pertamanan Kota Mataram menertibkan sejumlah reklame liar (yang tak berizin) sebagai tindak lanjut dari kegiatan pemasangan stiker ijin reklame beberapa waktu lalu.

Penertiban yang sedianya akan berlangsung selama satu bulan (Juni 2012), diawali dari kawasan Mataram Mall Cakranegara dan akan di lanjutkan di semua ruas jalan se Kota Mataram , dengan prioritas jalan utama.

Di harapkan setelah penertiban akan terdata semua reklame baik yang tidak berizin selanjutnya di lakukan pembongkaran maupun reklame berizin tetapi belum melaksanakan kewajiban membayar pajak sehingga target PAD dari pajak reklame dapat tercapai  tanpa harus menggangu estetika kota serta tidak memberikan dampak bagi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan maupun masyarakat lainya.

Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram, Ir.H.Makbul Ma`sum, MM mengatakan bahwasanya kawasan Mataram Mall menjadi sasaran awal penertiban karena kawasan tersebut sebagai pusat bisnis ,perdagangan dan jasa yang menjadi simbol pertumbuhan perekonomian Kota Mataram "Hal tersebut di harapkan menjadi sebuah momentum yang tepat untuk memulai penataan dan penertiban reklame yang makin marak terjadi di Kota Mataram".

Kota Mataram termasuk salah satu kota tujuan investasi yang sangat menjanjikan sehingga peranan sektor jasa dan perdagangan sangat signifikan dalam pertumbuhan ekonomi kota.Sehingga dampak ikutanya  ,minat terhadap pemasangan reklame dalam beberapa tahun terakhir sangat besar.

Sehingga PAD dari sektor pajak reklame meningkat tajam sejak Tahun 2009 yang mencapai 1.250.000.000,- dengan capaian sebesar 100.2% atau 1.252.680.364,- , sedangkan target capaian pada Tahun 2012 sebesar 1.588.500.000,- dan hingga akhir Bulan Mei telah mencapai 598.107.248,- atau sebesar 37,6%.

Data akhir Tahun 2011 ,jumlah titik reklame yang ada di Kota Mataram adalah 1.568 reklame tetap seperti billboard ,bando jalan ,neon box ,termasuk reklame kendaraan ,branding /painting pada dinding /tembok) dan 22.764 reklame kain di antaranya spanduk ,banner ,umbul-umbul dan lainya.(hadi).

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN