WALIKOTA HIMBAU KADER POSYANDU MENINGKATKAN PERAN

Diterbitkan oleh: -
suasana orientasi kader posyandu
MATARAM-Seluruh kader posyandu/kader kesehatan di Kota Mataram diharapkan bisa terus meningkatkan peranannya dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Mataram. Hal ini diungkapkan Walikota Mataram H Ahyar Abduh saat kegiatan Orientasi Kader Kesehatan Se-Kota Mataram, di aula Kantor Walikota, Sabtu (3/11).

Kegiatan orientasi dihadiri 343 kader kesehatan berasal dari perwakilan dari seluruh kader kesehatan se Kota Mataram. Di hadapan para kader, Walikota menyatakan, kader memiliki peran sangat penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta peningkatan gizi masyarakat. Karenanya, Pemkot Mataram juga akan tetap konsen memberikan perhatian terhadap para kader kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Walikota mengajak seluruh kader kesehatan berperan aktif dalam mengantisipasi munculnya beragam penyakit yang menjangkit saat datangnya musim hujan. Walikota juga meminta para kader ikut aktif  berperan mengurangi dampak banjir dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat agar turut menjaga kebersihan, bekerjasama dengan SKPD terkait.

 ''Pesan secara khusus bagi para kader agar mengantisipasi musim hujan. Karena di beberapa daerah telah muncul penyakit DBD (Deman Berdarah Dengue) dan Diare. Jika kader menemukan gejala ke arah penyakit tersebut, segera catat dan koordinasikan agar bisa segera diantisipasi sejak dini,'' pesan Walikota.

Ditambahkannya, keberadaan kader kesehatan sangat penting dan strategis. Kader kesehatan menjadi ujung tombak terdepan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Sebagai bentuk perhatian, Walikota Mataram berkomitmen menaikkan dana insentif bagi seluruh kader di tahun 2013 dari Rp 35 ribu menjadi Rp 50 ribu. ''Hal ini sebagai bentuk motivasi kepada kader,'' kata Walikota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr H Usman Hadi mengatakan, Pemkot Mataram melalui APBD telah menganggarkan untuk kebutuhan kader sekitar Rp 1,6 miliar. Anggaran tersebut berupa dana operasional yang bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Mataram dengan besaran mencapai Rp 792 juta. Sementara untuk insentif, anggarannya melekat di Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) sebesar Rp 700 juta.

''Ke depannya kader diharapkan dapat tetap dimanfaatkan untuk membantu program-program pemerintah di bidang kesehatan, seperti penurunan angka kematian ibu, bayi dan mengurangi angka gizi buruk,'' ujar Usman. (tim).   
GENERAL CONTRACTOR

0 komentar "WALIKOTA HIMBAU KADER POSYANDU MENINGKATKAN PERAN", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar