Logo BPPD NTB

MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN BERSIH MELALUI PEMILUKADA NTB 2013

Diposkan oleh Label: di
gubernur ntb,zainul majdi dan rakyat
MATARAM-Salah satu parameter menciptakan tatanan pemerintahan demokratis dan bersih adalah melahirkan pemimpin melalui pemilihan umum atau pilkada di daerah-daerah.  Hal ini agar calon pemimpin tersebut, rekam jejaknya bisa diuji dan diketahui sekaligus mendapat legitimasi dari publik yang memilihnya.

Demikian dikatakan, Koordinator Diskusi Kamisan M+16, Bambang Mei Finarwarnto, SH didampingi Rahmanuddin, Wahidjan dan Pihiruddin dalam siaran persnya.

Dalam konteks tersebut, lanjut didu, maka M+16 akan mengadakan kegiatan kamisan, pada Kamis ( 22/11) dengan judul "mewujudkan pemerintahan yg bersih melalui Pemilukada NTB", dengan Pembicara, Gubernur NTB (TGH.M. Zainul Majdi), Depkumham DPP PDI Perjuangan (Sirra Prayuna), Ketua Ombudsman NTB (Adhar Hakim) dan dari Akademi (Lalu Saefuddin,SH.MH) dengan Moderator, Suhaimi.

Lebih jauh didu mengatakan melalui diskusi kamisan audiens mendapatkan pencerahan pemikiran yg berkaitan dengan praktek-praktek menciptakan pemerintahan yg bersih dalam konteks ke-NTB-an. "Momentum Pilkada 2013 bisa dijadikan tolok ukur bagaimana aspirasi rakyat memilih figur gubernur yang benar-benar bisa menuntaskan ikhtiar pembangunan demi kesejahteraan,"ujar didu sembari menambahkan bahwa kepastian kehadiran "TGB" di diskusi kamisan M÷16 disampaikan langsung oleh Ketua PDI Perjuangan NTB, Rahmat Hidayat yg mengunjungi kantor M.16 di jl. Sriwijaya _Mataram.

Dilain pihak dengan hadirnya gubernur NTB dalam diskusi kamisan diharapkan ada proses dialog yang positif dan konstruktif antara pemerintah daerah selaku pengambil kebijakan dengan rakyatnya. Selain adanya input, melalui forum dialog ini ada kritik dan otokritik yang simpatik dan memberikan solusi." Paling tidak dengan adanya budaya diskusi seperti ini perbedaan pendapat bisa dijembatani dengan cara-cara yang baik dan menguntungkan semua pihak," lanjut didu.

Dikatakan didu, M+16 sangat mengapresiasi kehadiran Gubernur NTB maupun pembicara lainnya dalam kamisan sebagai bentuk mentradisikan interaksi komunikasi timbal balik dua arah antara penguasa dengan publik sebagai wujud kepedulian bersama menjaga kesinambungan pembangunan yang sedang berjalan." Bagi M+16 tetap menyakini upaya-upaya dialog haruslah diterjemahkan sebagai bentuk kepedulian warga kepada pemimpinnya agar bertambah baik dalam menjalankan pemerintahannya," kata mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB seraya menambahkan M16 adalah organisasi nirlaba dan independen dan terbuka bagi siapapun yg ingin bergabung tanpa membedakan strata sosial maupun afiliasi politiknya.(tim).
GENERAL CONTRACTOR
Poskan Komentar

Back to Top